Yang pertama, Nabi Isa tugasnya menguatkan, mendampingi dan membimbing perjuangan Al Mahdi.

Yang kedua, membunuh Dajjal.

Yang ketiga, menghancurkan seluruh salib-salib yang ada di muka bumi, dan mengajak kaum Nasrani masuk kedalam Islam, dan mereka semua masuk Islam.

Tadi anda sudah dengar tentang pembahasan Dajjal, ada disebutkan tidak tentang orang Nasrani atau orang Kristen yang jadi pengikut Dajjal? Tidak ada, kenapa? Kan mereka orang kafir semuanya. Kenapa bisa demikian?

Karena ternyata di Injil pun, disitu diajarkan bahaya Dajjal ada disana. Mereka juga anti dengan Dajjal, orang-orang Nasrani atau Kristen seperti kita anti dengan Dajjal. Jadi ketika Dajjal muncul sama upaya mereka menyelamatkan kaumnya masing-masing agar menjauhi Dajjal.

Jadi ketika Nabi Isa alaihissalam turun dan Dajjal dibunuh, orang-orang Kristen satu bumi ini menyatakan syahadatnya, asyhadu allaa ilaaha illallaah wa asyhadu anna muhammadurrasuulullaah.

Yang keempat, membunuh babi. Diintruksikan oleh Nabi Isa kepada seluruh manusia yang sudah tunduk di bawah khilafah Islamiyah, agar seluruh babi yang ada di muka bumi dihabisi, sampai ke bibit-bibitnya babi [anak babi yang baru lahir atau masih sangat kecil] dihabisi, hingga tidak tersisa satupun babi.

Kemudian yang kelima tugas Nabi Isa alaihissalam adalah membuang dan mengangkat sejauh-jauhnya seluruh apapun yang berbau upeti dan pajak. Tidak ada lagi yang dipajaki di muka bumi ini. Sekarang ini, subhanallaah, gaya hidup kapitalis menyebar di seluruh dunia termasuk di Indonesia, semuanya kena pajak, beban hidup menjadi berat [hingga hal yang remeh temeh pun dipajaki].

Tapi ketika Nabi Isa turun semua pajak-pajak dibuang, tidak ada lagi pajak tidak ada lagi upeti, tidak ada lagi jizyah, tidak ada lagi dharibah, masya Allah Alhamdulillah.

Dan Nabi Isa meninggal saat beliau sudah menyelesaikan semua tugasnya, di usia 40 tahun beliau menghembuskan napas terakhirnya.

Transkrip dari video ceramah Ustadz Zulkifli M. Ali, dengan penyesuaian bahasa dan pengeditan secara semestinya untuk dijadikan artikel tulisan tanpa mengurangi maksud dan tujuan dari isi ceramahnya sendiri. Video lengkapnya bisa anda tonton pada link sumber di bawah.