Banyak contoh bagaimana alam diizinkan berbicara oleh Allah SWT, dan nanti di Hari Kiamat kulit kita akan Allah izinkan bicara, daging kita, tangan kita, tulang kita akan diizinkan bicara. Semua yang ada [disekitar] ini akan menjadi CCTV Allah SWT, jangan menyangka Allah tidak mengintai kita.

Baik kita lanjutkan kembali, ternyata tempat yang dipergunakan Yahudi untuk bersembunyi [setelah Dajjal dibunuh Nabi Isa] malah membocorkan keberadaan mereka kepada orang-orang Muslim.

Akhirnya semua Yahudi [balatentara Dajjal] dihabisi, sebagian besar dari mereka lari ke pohon Gharqad, sebab apa? Kata Rasulullah Saw, ..kecuali Gharqad, sesungguhnya itu pohonnya Yahudi. Pohon Gharqad itu diam tidak berbicara, tahu tidak pohon Gharqad itu seperti apa? Pohon Gharqad itu berduri, batang dan rantingnya itu berduri.

Nah, pohon Gharqad ini – masuk tahun ke 13 sekarang – sejak tiga belas tahun yang lalu, para rabi Yahudi mewajibkan seluruh perdana menteri yang menjabat untuk menanam pohon Gharqad sebanyak-banyaknya. Maka pohon Gharqad yang pertama kali mereka [pemerintah Yahudi] tanam sebanyak 2 juta pohon.

Berganti perdana menteri yang baru, ditambah lagi sekian ratus ribu batang pohon Gharqad, ditambah terus, dan sekarang batang-batang pohon Gharqad di Israel sudah sampai 12-16 meter, sudah cukup untuk melindungi orang-orang Yahudi.

Persiapan sudah dilakukan oleh mereka dan itu ada di kitab suci mereka, bahwa pohon Gharqad adalah pohon suci mereka, dan itu mereka jadikan lambang [Menorah, sebuah dudukan lilin yang tersusun menyerupai bentuk pohon].

Saat mereka kaum Yahudi bersembunyi disana di pohon Gharqad – kaum Muslimin kan sudah tahu dimana akhirnya persembunyian orang-orang Yahudi – maka kaum Mukminin dengan santai menuju ke perkebunan pohon Gharqad, diperiksalah satu persatu, disibaknya, ketika didapati seorang Yahudi maka dibunuhlah.

Memang itu perintah dari Allah SWT untuk menghabisi semua orang Yahudi,

Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka. [QS. Al Baqarah : 191]

Maka dihabisilah Yahudi sehabis-habisnya [karena sedemikian besar kejahatan kaum Yahudi kepada umat Islam dan manusia lainnya].

Saat itu Nabi Isa memanggil para pemuka-pemuka agama Nasrani, dari berbagai penjuru Timur Tengah, dipanggil semuanya, dan disampaikan kepada mereka, bahwa kalian selama ini salah, aku bukan anak Allah tapi aku adalah Nabi dan Utusan Allah, agama yang benar adalah agama kekasih Allah junjunganku Nabi besar Muhammad shalallahu alaihi wassalam.

Maka bersyahadatlah orang-orang Nasrani, kemudian berita ini [tentang Nabi Isa] menyebar kepada seluruh Nasrani satu bumi, maka seluruh Nasrani satu bumi menyatakan masuk Islam, sesuai dengan disampaikan di surat An Nisaa ayat 159,

Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya [Isa] sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.

Transkrip dari video ceramah Ustadz Zulkifli M. Ali, dengan penyesuaian bahasa dan pengeditan secara semestinya untuk dijadikan artikel tulisan tanpa mengurangi maksud dan tujuan dari isi ceramahnya sendiri. Video lengkapnya bisa anda tonton pada link sumber di bawah.